Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2011

Ulang bulan Pernikahan yang ke-3





















Alhamdulillah, usia pernikahan kami telah mencapai 3 bulan.
happy aniversary, selamat ulang bulan pernikahan yang ke-3 istriku sayang Rosaria Endah Meitasari.
semoga pernikahan kita pernikahan yang penuh berkah dan menghadirkan generasi rabbani yang telah lam dirindu negeri.
Semoga keluarga kita senantiasa dalam rahmat dan naungan cinta Alloh
Semoga Alloh menjadikan kita pasangan Pengantin Surga di Surga-nya kelak..
Aamiin

Mohon do'a dari temen2 MPers ya :D

Rabu, 23 Maret 2011

Special Gift From Special Person

Apa yang membuat suatu pemberian menjadi begitu berkesan?

mungkin ada beberapa alasan, diantaranya:
1. Sesuatu yg di berikan
2. Momen pemberian
3. Orang yang memberikan

dan kali ini, saya mendapat sebuah hadiah yang begitu berkesean...

sebuah Jam tangan keren dari istri ku memenuhi ke tiga kriteria di atas.

1. saya memang sudah lama gak pake jam tangan dan mengandalkan hp sebagai penunjuk waktu,, dan jamnya di bungkus dengan kotak spesial di balut ornamen buatan tangan istri sendiri.

2. hadiah ini sebagai hadiah ulangtahunku yang ke 24 (iya kan dek?)

3. Jelas, yang memberikan adalah bidadariku tercinta, bahkan sebuah sendal biasa pun bisa menjadi begitu spesial jika istri ku yang memberikan :D

anehnya, jam tangan ini seperti ingin selalu melekat ditanganku. beberapa jam saja jam tangan ini lepas dari tangan , penunjuk waktunya udah ga sesuai lagi. tapi kalo di pakai terus ia bekerja normal.
biar inget terus sama istri kali ya? hehe...

terima kasih istriku, Rosaria Endah Meitasari... you know me so well :love

Kamis, 17 Maret 2011

Mengapa Suami ga pernah ngasih bunga ke istri? (gombal detected)

it's true that i haven't brought you flowers...
it's not because i don't want to..
the reason is i'm afraid the flowers will be withered for envying your beauty
*sambil kedipkedip

Rabu, 23 Februari 2011

Cinta tak bisa mengobati rasa lapar


Cerita cinta season 2: sub judul: jadi artis

Cerita sebelumnya...

Sedikit demi sedikit ia beranikan diri menatap “partnernya” seorang bidadari surgawi yang dikirimkan ke bumi untuk menjadi teman perjuangan hidupnya. Ditatapnya sang bidadari dengan sedikit rasa malu, ia keluarkan jurus andalannya "senyuman manis penakluk gadis" yang memang disiapkan untuk partner of lifenya. *cling…* sang bidadari pun ikut tersenyum tersipu malu (mungkin juga karena geli). Digenggamnya tangan sang bidadari dengan penuh kehangatan dan kelembutan. Terlihat wajah merona yang masih malu-malu menyambut genggaman tangannya...


Lanjut season 2…
Akad  pagi itu membuat suasana berubah. Ketegangan perlahan mencair menjadi lelehan kebahagiaan dan keceriaan. Senyum manis terpancar dari kedua wajah mempelai itu. Saking manisnya sampai tak perlu menambahkan gula kedalam secangkir kopi jika ingin mendapatkan teh manis.

Sesekali terlihat ia menatap wajah istrinya dengan mesra sembari tetap menggenggam tangannya yang dibalas dengan senyum malumalu tapi mau. Leluconlelucon lawas pun ia lontarkan tuk memecahkan kebekuan dibalas tawa kecil dari bidadari kecilnya.
Bersiap menghadapi walimatul ursy, Bidadari kecilnya dan ia dipanggil untuk diberi sentuhan buat atas (make up) dan kostum sebelum menembak (shooting). Beruntungnya ia, suami dari perias sedang tidak ada di tempat sehingga sentuhan topeng tak berhasil menyentuh wajahnya. Hanya kostum merah menyala dengan peci dan selop serta  rangkaian melati membalut tubuhnya. Sempurnahlah tampilannya  bak pangeran berkuda-kuda dari negeri seribu mimpi.

Sementara itu permaisurinya tampak begitu khusyuk deiberi sentuhan “magis” oleh tangantangan perias. Bedak tebal menyelimuti kepolosan wajahnya, gincu merah menutupi kedua bibirnya. Tak ketinggalan dua buah titik menempel di dahi dan hidungnya. Memang tampilan permaisurinya tampak terasa asing baginya, tapi baginya isterinya tetap terlihat cantik seperti kata pepatah, “bukan cantik yang membuat ia cinta, tapi cinta yang membuatnya cantik”

"duhai rosa,
bukanlah kencantikan parasmu yang selalu aku kagumi
melainkan kemuliaan akhlakmu yang menawan hati
wahai bunga,
bukanlah manis senyummu yang selalu membuatku rindu
melainkan tausiyahmu yang mengingatkanku"

Sempurnalah kostum kedua mempelai, keduanya dibalut busana merah indah, di tambah 16 tangkai mawar merah dalam rangakaian bunga yang digenggam isterinya semakin menegaskan warna cinta meraka, merah membara. Siap menyongsong aksi sang sutradara dalam sebuah judul yang istimewa, walimatul ursy Rosaria dan Ariesca. Dengan sebuah mobil cinta, pasangan bidadari dan bidadara meluncur ke tempat pengumuman terjalinnya cinta yang telah sah merajut asa bahagia, sebuah balai desa.

Rupanya ia dan istrinya telah ditunggu pasukan yang setia, menyambutnya dengan riang gembira bak pejabat yang terhormat juga merakyat. Dengan senyum yang masih memesona (menurutnya) ia perlahan turun dari kuda sang raja menunggu waktunya tiba menyalami penggemar dari seluruh penjuru dunia (hueeeks). Tempat parkir jadi tempat singgahnya sebelum menuju pelaminan yang dipersiapkan. Ah,, tak mengapa pikirnya, tempat parkirpun serasa istimewa. Asalkan bersama bidadarinya, gubuk tua pun serasa istana baginya.
***

Waktunya telah tiba, ia dan bidadarinya berjalan perlahan disertai papa dan mama juga mamah dan papah diiringi pasukan berjubah merah dipasukan mereka. Agak aneh baginya dan sedikit tak nyaman karena ia tak biasa berjalan perlahan, seketika kecepatannya bertambah tanpa ia sadari di minta kembali memelankan langkahnya agar suasana khidmat tetap terasa .

Memasuki gedung cinta, sekira 1000 kamera kurang (banyak :D) dan 100 kurang (banyak :p) camcorder  segera menyambut kehadiran mereka layaknya Artis terkenal sedunia. Ingin ia lambaikan tangan pada semua tapi tetap terlihat cool calm and confident. Akhirnya ia tetap melanjutkan jalan perlahan sambil menggandeng tangan permaisurinya menuju pelaminan yang menjadi saksi betapa hangatnya cinta mereka. Kemesraan terlihat begitu nyata terpendar dari keceriaan wajahnya.
***

Layaknya artis ibu kota, banyak yang ingin berpoto dengan mereka. Dengan senang hati melayani keluarga, tetangga, teman dan sahabat yang luar biasa menyempatkan hadir di hari kami yang berbahagia (semoga kalian (yang belum menikah) cepat menyusul kami dan merasakaan kebahagiaan seperti yang kami rasa juga). Untung saja tak satu pun ada yang meminta tanda tangan atau sedikit wawancara. Jika memang ada, mungkin ia kan menjawab “no coment, kami sedang berbahagia”

Tapi perlahan keringat mulai berkucuran, wajah menjadi sedikit pucat. Apa yang salah padanya? Astaghfirulloh, lapeeeeerrrr…. rupanya ia belum sempat sarapan. Hanya selembar roti tawar yang masuk dalam perutnya sejak ba’da subuh.  Ah, rupanya maagnya memang belum sembuh. Waktu berjalan terasa lambat dan Ia mencoba bertahan dengan kekuatan cinta. Ah, tetapi rasa lapar itu tak juga menghilang. Ia mencoba tuk tetap tersenyum yang mungkin tak lagi memesona (pikirnya). Ingin rasanya segera pulang, menjauh dari keramaian dan menyantap sepiring hidangan.

Begitulah hikmah di hari bahagia, cinta saja tak cukup menghilangkan rasa lapar :p

Minggu, 20 Februari 2011

Senyuman Manis Penakluk Gadis :D

 

Kalimat Sakral Pembuat Halal




Degup jantung serasa tak beraturan, kadang bertambah kencang kadang melambat. Waktu seakan melambat dari biasanya. Jam tujuh kurang seolah tak beranjak dari tempatnya. Ia terduduk di halaman  sebuah rumah istimewa, rumah yang (akan) menjadi saksi sejarah perjalan hidupnya “membunuh” kesendirian, “mengahancurleburkan” statusnya sebagai seorang bujangan.

Wajah tampan yang memesona (menurut dia) di balut setelan kemeja putih lengkap dasi biru bergaris putih dan jas hitam semakin menambah ke-perlente-annya. Celana bahan warna hitam dengan sepatu mengkilat yang baru saja disemir semakin menegaskan kewibawaannya. Tak ketinggalan peci hitam lama ia kenakan di kepalanya.

Keramaian disekitarnya tak bisa ia rasakan, keluarga yang mengajaknya bercanda dengan kata-kata pun tak ia hiraukan, seolah bahasa planet yang tak ia kenali.
Senyum gelisah ia lontarkan ke sekelilingnya sambil sesekali menatap sebuah meja bertaplak putih hijau disertai empat buah kursi biru yang saling berhadapan. Meja yang dikhususkan untuk menjadi tempat “pembunuhan” dan “penghancurleburan” status lajangnya.

Waktu yang seakan melambatpun tak kuasa menahan titah Tuhannya untuk terus berputar. Datanglah sesosok pria gagah dengan senyum lebar, berpeci tua dan berjas membuatnya terlihat rapi d an keren, tapi jelas tak sekeren dirinya (pikirnya). Rupanya ia adalah seorang utusan yang dikirimkan “kerajaan” KUA untuk menjadi “wasit” dalam pertandingannya melawan  ke-bujangan-nya.

Dengan senyuman yang terlihat seperti evil grin bagi dirinya, utusan itu memanggilnya dan memanggil partner yang akan membantunya “mengancurleburkan” status lajangnya. *shock*
Tibalah partner yang dipanggil utusan tadi, seorang wanita berjubah serba putih dihiasi mahkota yang indah bak seorang bidadari dengan wajah yang tampak asing baginya. Ia hanya tertunduk dan tak berani menatap partnernya itu. Ia benar benar shock dengan rasa yang bercampur baur dalam hatinya seperti jus mix fruit dengan taburan mesis dan susu vanilla rasa madu.

Inikah “partner of life ku” ? tanyanya dalam hati, ia masih setengah tak percaya dan terbang bebas dalam lamunan berbatas waktu. “ariesca kamajaya suryaman” ya.. panggilan itu langsung mendaratkannya di bumi dari penerbangannya di alam maya. Ia di minta untuk latihan mengucapkan kalimat sakral itu. Seorang pria tersenyum dan juga terlihat gugup mengajaknya berjabat tangan. Seorang pria yang akan mengantarkannya ke depan pintu gerbang  kemerdekan dengan selamat dan sentosa, adil dan sejahtera. Sejenak ia melihat pria itu, pria paruh baya tapi masih terlihat gagah dengan kumis tipisnya. “hmm… ya, tingkat ke-keren-annya kira-kira sama lah” gumamnya dalam hati.

Setelah beberapa kali latihan, inilah saatnya, saat yang ia tunggu sejak bertahun-tahun yang lalu. Degup jantungnya tak ia rasakan, kegelisahannya semakin menjadijadi walaupun begitu ia tetap berusaha tampil cool, calm dan confident.
“ya ariesca kamajaya suryaman” “ya” “saya nikahkan…………………..………”
“saya terima nikahnya Rosaria Endah Meitasari binti Kadri Riyanto dengan mas kawin tersebut tunai”
“Sah?” ” Sah.. sah… sah…”

Alhamdulillahirobbil ‘alamin… sebuah kalimat sakral pembuat halal tersebut ia ucapkan dalam satu tarikan napas.  Sesaat setelah “terbunuhnya” status bujangan, butiran-butiran cinta tak kuasa ia bendung, kesejukan itu mengalir dari kedua cahayanya. Rasa syukur yang begitu besar pada Robbul izzati yang telah menciptakan mahluk Nya secara berpasangpasangan menghapus kegelisahan dalam hatinya.

Sedikit demi sedikit ia beranikan diri menatap “partnernya” seorang bidadari surgawi yang dikirimkan ke bumi untuk menjadi teman perjuangan hidupnya. Ditatapnya sang bidadari dengan sedikit rasa malu, ia keluarkan jurus andalannya "senyuman manis penakluk gadis" yang memang disiapkan untuk partner of lifenya. *cling…* sang bidadari pun ikut tersenyum tersipu malu (mungkin juga karena geli). Digenggamnya tangan sang bidadari dengan penuh kehangatan dan kelembutan. Terlihat wajah merona yang masih malu-malu menyambut genggaman tangannya.

Bersambung, insya Alloh
-ahad, 9 januari 2011, Sabrang Kulon, Matesih, Karanganyar-

Selasa, 08 Februari 2011

Kapita Selekta Gombalan Suami ^^

ketika cinta menyapa jiwa, maka biasa bermetamorfosa menjadi luar biasa
seorang yang terbatabata dapat berubah menjadi seorang pujangga
seorang yang lemah bisa menjadi sekuat gajah
seorang yang pengecut menjadi seperti tak punya rasa takut.....

seperti itulah rasa cinta mengubah jiwa

well, cukup intronya...
langsung aja ke topik utamanya, kapitaa selekta  Gombalan suami atau lebih tepatnya "usaha suami menyenangkan isteri" :D
karena sy orangnya cukup spontan, kadang rangkaian kata yg diucapkan mengalir begitu saja. tapi jangan minta sy untuk mengulanginya dengan sama persis karena biasanya ga bisa. ^^v
untuk menghindari pudarnya "puisi spontan" begitu saja, maka lebih baik saya tulis dan kumpulkan. mungkin saja bisa dijadikan rayuan buat istri yang lagi ngambek :p

(warning: dilarang digunakan kepada selain isteri)

inilah sedikit dari kumpulan tersebut

waktu subuh bangunin istri:
wahai kabut yang menyelimuti pagi
jangan kau tutupi pandangan sang bidadari
wahai dingin yang mengiringi pagi
jangan kau bekukan raga sang bidadari
wahai lelap yang tersisa dipagi hari
jangan kau buai sang bidadari
wahai kabut, dingin, lelap yang merengkuh pagi
jangan kau lalaikan bidadari dari mengingat sang Ilahi

dalam dialog
di taman langit hamparan bunga berwarna warni nan beraroma warni bertanya padaku
"wahai pemuda! bukankah tak ada yang lebih indah daripada kami?
aku terdiam sejenak, kemudian tersenyum
"tentu saja ada, wajah terang terbasuh wudhu layaknya bulan dikala purnama,
akhlaknya yang mulia melebihi keanggunan sejuta bunga,
tutr sapa yang terjaga dan penampilannya yang bersahaja sungguh sangat memesaona"
"siapa dia?" tanya mereka
"ia adalah isteriku, bidadariku"

"aku tak bisa mendefinisikan cinta
karena ia terlalu rumit untuk diuraikan dengan katakata
tapi ia begitu sederhana
untuk dirasakan dalam jiwa
untuk dibuktikan dalam tindak yang nyata
sesederhana senyuman ceria diwajahmu yang memesona"
"bila dituliskan dalam kata
maka tak kan cukup sejuta pena
bila diucapkan dengan lisan
maka tak kan sanggup lidah bertahan
itulah Cinta, tak sekadar kata biasa
ia penuh rasa, penuh makna"


"jika cinta tak lagi merah muda
yakinlah ia hanya berubah warna menjadi merah tua
bukan perlahan pudar lalu menghilang
melainkan bertransformasi dalam jiwa
dari canda gurau ceria menjadi tanggung jawab penuh arti
dari sifat penuh manja menjadi komitmen kokoh dalam hati"

waktu jauh dari isteri
"apa arti dari sebuah kerinduan?
mungkin hanya sepasang hati terikat yang terpisah jarak yang dapat menjelaskannya
atau bahkan mungkin ia sendiri tak dapat menjelaskannya, karena hanya bisa dirasakan dalam jiwa, diuraikan oleh air mata atau bayang yang seolah nyata"

yaks, cukup sekian dulu untuk saat ini... ^^v

Rabu, 01 Desember 2010

*Cerita Cinta Pujangga Cinta*

pujangga bercerita ketika jiwa terisi cinta
maka yang ada hanya taman bunga
bulan sabit terasa purnama
awan kelam terlihat ceria
huan badai dianggap orkestra

tapi cinta manakah yang mengisi hati?
karena cinta sejati bukan tanpa friksi
cinta yang murni membuka mata hati
cinta Ilahi mengokohkan jati diri

ujian kan silih berganti menyapa insan
bukan sekadar cobaan melainkan kesungguhan pengorbanan
bukan sebagai musibah melainkan ujian keimanan
bukan sebagai pemecah melainkan jalan pengokoh ikatan

-AKS dikala senggang-

Minggu, 14 November 2010

The Way of Love

Alloh punya cara sendiri untuk menunjukan cinta-Nya...
Dengan berbagai kenikmatan, kebahagiaan terkadang juga dengan kehilangan atau sakitnya seorang hamba.
bersabar dan perbanyak mengingat Alloh, insya Alloh kan jadi penggugur dosa.

Rabu, 29 September 2010

Mengeluh, Curhat, Syukur Sabar dan Pesbuk, lho?

tadi nulis status di Ep Be ky gini

"apakah mengeluh akan menjadikan keadaan lebih baik? tidak, sama sekali tidak! mengeluh hanya akan mereduksi energi2 positip kita yg mengarah pada pesimis dan putus asa. Sabar atas segala musibah dan syukur atas nikmat menjadikannya lebih mudah dan indah. -SLH-"


terus temen komen, katanya mengeluh atau biasa disebut curhat bisa meringankan beban di hati. ane komen lagi, karena panjang banget untuk sebuah komen, tak pos disini jg deh..=D (dengan sedikit perubahan)

Memang curhat memiliki segi positif dan segi negatif, bisa saja orang yg curhat merasa sedikit lebih lega setelah mengemukakan segala keluhannya seperti melepaskan beban berat dipundaknya, tapi seperti komen di atas bahwa terkadang orang yang mendengarkan keluhan pun merasa tak nyaman, terkadang curhat bukan meringankan masalah tetapi malah menambah masalah entah pada sang pencurhat atau yang dicurhati, atau mungkin  juga rahasia yang seharusnya tersimpan rapat menjadi terbuka lebar. (kl curhat sama isteri/suami gpp kali ya ^^v)

Tempat mengadu seperti yang diajarkan rosululloh adalah mengadu dan memohon pada penguasa segala urusan, karena Ialah yang dapat memberikan solusi atas segala permasalahan
"berdoalah kepadaku, niscaya aku kabulkan" Qs. Al-mu'minun 60

"Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)

sabar bukan berarti diam seribu bahasa, sabar berarti menerima dengan ikhlas qodar dari Rabbnya yang sudah pasti terjadi  dan meyakini hal itu sebagai ujian keimanan yang dapat menaikan derajatnya disisi Rabb-nya. Dan sekali lagi sabar tidak sama dengan berdiam diri, karena orang yang sabar senantiasa beruasaha memperbaiki keadaan yang ada pada dirinya
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Adapun syukur bukan hanya dengan ucapan, tapi juga dalam perbuatan sebagai perwujudan syukur atas nikmat yg diberikan. sebagaimana Abdurrahman bin auf yang bersyukur dengan sedekahnya atas begitu banyak harta yang diamanahkan kepadanya, sebagaimana Umar bersyukur dengan jihadnya atas ketangguhan yang dikaruniakan kepadanya, sebagaimana para imam bersyukur dengan karya2nya atas pemahaman ilmu yang dianugerahkan kepada mereka.
“Alhaqqu mirrobik falaa takuu nanna minal mumtarin” Kebenaran itu dari Rabbmu, maka janganlah sekali-kali kamu termasuk orang yang ragu, sedangkan kesalahan datangnya dari kebodohan dan kekurang pahaman saya pribadi terhadap ilmu yang begitu luas, semoga Alloh mengampuni.

Jumat, 17 September 2010

Patah Hati Sebelum Mencintai (kopas)

Tahukah kamu seperti apa rasanya patah hati? Kata orang, patah hati seakan menjadikan runtuh langit itu, pecahannya menghujam dada, perihnya pun tak tertahankan, membuat diri ingin mati saja.

Tapi patah hatiku tidaklah begitu.

Bermula dari sebuah panggilan telepon yang tak pernah terkira akan menjadi pertanda kiamat kecil bagiku. Karena saat gadis itu meneleponku, tak ada nada yang berubah pada suaranya. Kami lalui waktu dengan perbincangan seperti biasa, sekedar bertanya kabar dan berbagi tentang apa yang kami lakukan hari ini. Dan seperti biasa pula, akulah yang pertama menyudahi pembicaraan itu. Akulah yang biasanya menutup telepon terlebih dulu. Tak peduli apakah dia, atau aku yang menelepon.

Namun sekitar sedetik setelah kuucapkan salam, ia menahannya. Dengan runtun kalimat yang menjelma bagai maut.

“Tunggu,” ujarnya. “Ini akan menjadi telepon terakhirku untukmu. Aku akan menikah bulan depan. Prosesnya cepat sekali. Aku bahkan tidak mengenalnya sebaik aku mengenalmu. Aku sedemikian gugup hingga tak tahu kapan harus memberitahumu tentang hal ini.”

Dan mengapa, setelah ia katakan itu, dunia serasa bergerak lambat? Mengapa seakan saat itu aku berdiri sendiri tanpa satu pun manusia lain di bumi? Lalu kenapa aku merasa tulang-tulangku lolos dari tubuh ini?

Ini adalah manipulasi terhadap jiwa. Karena tak pernah sedetik pun aku merasa mencintainya. Bukankah aku tak pernah memikirkan dia? Setidaknya setiap aku mengingatnya, yang ada hanyalah perasaan sebagai seorang teman biasa.

Hubunganku dengannya terwakili oleh SMS, telepon, dan ruang-ruang pribadi padaYahoo Messenger. Ia pun menyambutnya dengan kebaikan yang terasa tulus bagiku. Dan aku sangat menyadari, bahwa akulah yang selalu memutus percakapan terlebih dulu. Selalu seperti itu. Ia seakan tak mau dan tak sanggup menyudahi pembicaraan kami, baik dalam SMS, telepon, maupun ruang-ruang pribadi pada Yahoo Messenger. Karena itulah dia seperti selalu terdiam dan menunggu. Menunggu hingga aku mengucap salam dan pergi.

Suaranya kini terdengar begitu jauh. “Aku hanya ingin menanyakan hal ini. Pernahkah kau melihatku? Adakah kau sadar bahwa aku selalu ada di sisimu?”

Aku pun ingin bertanya padamu. Apakah air matamu jatuh saat kau katakan itu? Karena itu yang sedang terjadi padaku.

“Kumohon jawablah.”

Tidak bisa. Aku adalah lelaki. Aku tidak seperti dia, yang begitu mudah mengungkapkan perasaannya. Yang mudah menangis hanya dengan menonton film drama bodoh, yang sering tertawa bahkan saat cerita yang kusampaikan tidaklah begitu lucu.

Tidak bisa. Egoku terlalu besar untuk menjawab pertanyaannya. Aku tak bisa mengakui bahwa hanya dialah yang kuhubungi saat aku merasa lelah, kesal, dan marah. Di saat aku senang maupun berduka. Aku tak bisa mengakui bahwa namanya lah yang kucari pada daftar phone book di telepon selularku.

Itu pasti bukanlah cinta. Karena aku hanya butuh seseorang untuk berbagi. Itu saja.

“Baiklah, aku harus pergi sekarang,” ia berkata dengan perlahan, seakan memberiku kesempatan untuk berkata sesuatu. “Aku akan mengirim undangan pernikahanku lewat pos. Aku tak bisa menghubungimu sesering dulu. Tak mungkin bisa, karena aku sejatinya akan mempunyai seorang teman yang kelak benar-benar bisa melihatku dan menghargaiku. Dan apakah kau tahu? Aku terkadang masih berharap bahwa itu adalah kau.”

“Tapi kau tetap, adalah teman baikku,” katanya dan kurasakan ia tersenyum. “Selamat tinggal.”

Ia menutup telepon. Selama ini, ia tak pernah melakukan itu. Selalu aku, aku yang harusnya menutup telepon terlebih dulu.

Dan apakah kau tahu? Aku terkadang masih berharap bahwa itu adalah kau.” Kata-kata itu masih terngiang. Dan aku pun masih berdiri dengan ponsel di telinga. Menunggu kau datang ke hadapanku dan tertawa, mengatakan bahwa ini semua adalah lelucon. Tolong katakan padaku, kau tadi becanda.

Tapi ia tak kunjung datang. Tak pernah lagi menghubungi. Dan nyata-nyata kusadari bahwa aku merindukannya. Merindukan ia yang sebentar lagi akan menjadi milik orang lain untuk selamanya.

Maka apakah ini cinta?

Tahukah kamu seperti apa rasanya patah hati? Kata orang, patah hati seakan menjadikan runtuh langit itu, pecahannya menghujam dada, perihnya pun tak tertahankan, membuat diri ingin mati saja.

Tapi patah hatiku tidaklah begitu.

Aku telah patah hati sebelum kusadari bahwa aku mencintainya. Tolonglah aku, karena rasanya lebih sakit dari itu semua.


sumber: http://rarasati.multiply.com/

Sabtu, 11 September 2010

KCB (Bagian yang paling kusuka)

Tadi malam kembali menonton KCB 1 untuk yang kesekian kali. ada dua scene yang sangat menarik bagiku, yang pertama dalah ketika Ana Althafunnisa membacakan puisi tentang cinta dan yang kedua  adalah ketika fadhil bernyanyi di pernikahan Tiara.

Scene pertama, yang bikikn ane senyum-senyum sendiri, ketika Bintu Nahl (nama pena Ana) ditanya oleh salah satu peserta talkshow/bedah buka kumpulan cerpen Ayatul Husna yang berjudul "Menari Bersama Ombak" tentang apa itu cinta menurutnya. kemudian Ana menjawab dengan sebuah puisi Rumi dalam Diwan Shamel Tabriz: 

Sekalipun cinta telah kuuraikan 
dan kujelaskan panjang lebar 
namun jika cinta kudatangi, 
aku jadi malu pada keteranganku sendiri   

meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang 
namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang 
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya 
kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta   

dalam menguraikan cinta, 
akal terbaring tak berdaya bagaikan keledai terbaring dalam lumpur 
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan 

Puisi yang sungguh indah,, tak ada kata yang dapat menguraikan pengetian cinta keculi cinta itu sendiri, tak ada yang dapat menerangkan cinta seterang cinta cintu sendiri. 

Bagian ke-dua yang suka membuat butiran bening mengalir haru T.T (soooo saaaad).
Nah di bagian ini, ketika dua orang yang saling mencintai harus memutuskan cinta seputus-putusnya dalam penyesalan yang sedalam-dalamnya karena ketidak jujuran Padhil pada cintanya, ketidaktegasan Padhil pada perasaannya, ketidakberanian Padhil menghadapi keadaanya. Sekalipun Tiara sudah memohon padanya, meminta kejujuran, ketegasan, dan keberanian yang dicinta untuk menikahinya.

Ketika Padhil sudah merelakan Tiara untuk dinikahi temannya Zulkipli, ada perasaan ragu menghampirinya ketika Tiara mengirimi surat yang memintanya sekali lagi untuk menikahi Tiara sebelum rombongan Zulkipli datang. Disana Azzam berbicara "CINTA SEJATI ITU MENYEMBUHKAN, BUKAN MENYAKITKAN" Azzam meyakinkan Padhil untuk tidak terbawa perasaanya dan menentang badai dunia dan akhirat yang hanya akan membawa kehancuran pada diri mereka.

Dan bagian yang paling sedih ketika Padhil bernyanyi dengan bahasa Atjeh di pernikahan tiara, bernyanyi dengan suara sendu diiringi tangisan yang mengharu biru. Huaaaaaaa T.T (it must be so hurt) Ishbir ya Padhiiil ^^

salamu’alaikom warahmatullah
jaroe dua blah ateuh jeumala
jaroe lon siploh di ateuh ule
meuah lon lake bak kawom dumna
jaroe lon siploh di ateuh ubon
salamu’alaikom lon tegur sapa

jaroe lon siploh beuot sikureng
syarat ulon khen tanda mulia
jaroe sikureng lon beu ot lapan
geunan to timphan ngon aso kaya
jaroe lon lapan lon beuot tujoh
ranup lam bungkoh lon jok keu gata

artinya:

Salamu’alaikum warahmatullah
dua tangan menagkup bejana
10 jari diatas kepala
maaf saya untuk semuanya
sepuluh jari diatas kepala
assalamaualaikum saya menegur sapa

sepuluh jari saya angkat sembilan
syarat saya sampaikan tanda mulia
sembilan jari saya angkat delapan
penganti timphan dan asoe kaya
delapan jari saya angkat tujuh
bungkusan sirih saya berikan untuk anda

Bagian Mana yang anda suka dari KCB 1?

Kamis, 12 Agustus 2010

Jangan Remehkan Amalan Kecil

Sepenggal tausyiah menjelang tarawih di masjid Ar-Roqib BPKP

Salah satu akhlak Rosulullah adala suka menjenguk orang sakit dan berta'ziyah. suatu ketika ada sahabat Rosulullah (tidak disebutkan namanya) meninggal dunia. beliau berta'ziah kerumah duka, mensholatkan dan mengantarkannya ke kuburan. setelah mengantarkan jenazah, beliau seperti biasa tidak langsung pulang kerumahnya melainkan kembali ke rumah duka.

Rosululloh bertanya kepada isteri sahabat yang meninggal 
"apa wasiat terakhir dari suamimu"
   "tidak ada ya Rosul"
"coba ingat kembali"
   "oh ada ya rosul, tapi itu sebuah misteri. saya tidak mengerti maksudnya.
    ia berkata tiga hal, seandainya masih jauh, seandainya yang baru, seandainya semuanya"

kemudian Rosululloh di beritahu tentang hal tersebut

"berbahagialah, dulu al marhum pernah menuntun seorang buta ke masjid, kemudian pada saat sakaratul maut Alloh bukakan padanya pahala yang begitu besar, seandainya jarak ke masjid itu masih jauh tentu pahalanya akan lebih besar lagi"

"seandainya yang baru"
"berbahagialah, dulu al marhum pernah menolong seorang yang kedinginan, ia memakai dua baju yang satu baru dan yang satu lama, kemudian ia berikan baju yang lama. pada sakaratul maut Alloh tunjukan pahala yang begitu besar, seandainya baju yang baru yang ia berikan, tentu pahalanya akan lebih besar lagi"

"seandainya semuanya"
"berbahagialah, dulu ada suamimu hanya memiliki sepotong roti, kemudian ada yang meminta. ia berikan separuh roti itu dan separuhnya lagi untuknya. saat sakaratul maut Alloh tunjukan pahala yang begitu luas. jika seandainya semuanya yang ia berikan tentu lebih besar lagi pahala yang ia terima"

/begitulah kira-kira isi tausyiah tersebut, kata-kata yang dituliskan mungkin tidak persis karena keterbatasan kemampuan mengingat penulis./ 

sesungguhnya kita tidak pernah tahu, bahwa mungkin amalan (yang mungkin kita anggap) kecil berarti besar di hadapan Alloh, kita tidak tahu bahwa mungkin amalan tersebutlah yang akan mengantarkan kita ke surga.
sebaliknya kita juga tidak tahu bahwa mungkin dosa (yang dianggap kecil) bisa menjerumuskan kita ke lembah kehinaan, neraka yang menyala-nyala. na'udzubillahimindzalik"

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula" Qs. 99: 7-8

ya Alloh ya Ghofur, ampunilah dosa-dosa kami dan terimalah amal kami dan berikanlah rahmat kepada kami di dunia dan akhirat. amin

/wallohu 'alam bishshowab/

Rabu, 28 Juli 2010

Ketika Mawar Bicara

Kata orang tidak semua bunga bisa melambangkan cinta tapi MAWAR bisa,,
kebetulan, Mawar adalah salah satu bunga favoritku terutama Mawar Putih

Well, Ternyata bunga juga memiliki arti berdasarkan jenis dan juga jumlah tangkai bunga yg diberikan, arti dari mawar ini mungkin akan sedikit berbeda tergantung dari latar belakang dan budaya masing2.

secara umum, arti  Bunga Mawar berdasarkan warnanya yaitu:

Mawar Merah (Red Rose)
Biasanya digunakan untuk menyatakan perasaan cinta kepada pasangan anda atau kekasih pujaan anda. Mawar merah tak hanya berbicara tentang gelora asmara tapi juga menyimbolkan penghargaan dan keberanian.

















































Mawar Merah Muda ( Pink Rose)
Umumnya bunga mawar merah muda menggambarkan kebahagiaan. Namun mawar ini ternyata memiliki turunan warna. Jika terlihat lebih tua digunakan untuk menyatakan terima kasih, sementara jika warnanya cenderung muda untuk mengungkapkan perasaan kagum dan simpati kepada seseorang yang kita tuju.




















































Mawar Peach  (Peach Rose)
Warnanya bunga mawar ini mirip sekali dengan buah pich dan sangat cantik sekali dan memncarkan kehangatan tersendiri. Bunga mawar ini dapat digunakan untuk menyatakan rasa pertemanan dan persaudaraan, kekaguman, serta penghargaan kepada orang lain.


























Mawar Kuning (Yellow Rose)
Menurut simbol Victorian, warna kuning menggambarkan cinta platonik dan konon katanya di beberapa negara bisa menjadi lambang kecemburuan.







































Mawar Putih (White Rose)
Mawar putih melambangkan cinta yang tulus dan suci, selain itu Mawar putih juga punya beberapa arti khusus. Mawar putih memiliki arti seperti kesucian, kerendahan hati, serta penghormatan. Mawar putih merupakan warna yg paling netral di berbagai situasi dan kondisi. (Ini Mawar yang paling kusukai =D)
























Mawar Oranye ( Orange Rose)
Warna oranye melambangkan antusiasme dan semangat. Disamping itu mawar oranye ini juga dapat digunakan untuk memberitahukan orang lain bahwa anda ingin mengenal orang tersebut secara lebih dalam
























































Nah, kalo berdasarkan jumlah bunga yang diberikan
1  tangkai         : cintaku hanya untukmu seorang
2 tangkai          : kau dan aku saling mencintai
3 tangkai          : aku cinta kamu
6 tangkai          : jadikan aku milikmu
9 tangkai          : saling mencintai selamanya
11 tangkai        : kaulah yang paling aku cintai sepanjang hidupku
12 tangkai        : perpaduan dua hati yang serasi
13 tangkai        : pengagum rahasia
24 tangkai        : setiap saat ingat dirimu ( tidak bisa melupakanmu 24 jam )
33 tangkai        : aku mencintaimu dari dasar hati yang terdalam
36 tangkai        : kehadiran membuat aku terpikat asmara
44 tangkai        : janji yang takkan tergoyahkan
50 tangkai        : ini adalah cinta yang tidak kusesali
56 tangkai        : cintaku
66 tangkai        : jalinan cinta yang mulus
99 tangkai        : cinta dengan pengertian membuatnya abadi
100 tangkai      : jadilah pasangan yang mengasihi sampai lanjut usia
101 tangkai      : tiada lain cintaku hanya dirimu seorang
108 tangkai      : jadikan aku pasangan hidupmu
111 tangkai      : cinta abadi
123 tangkai      : cinta yang bebas
144 tangkai      : mencintaimu pagi hingga malam selama lamanya
365 tangkai      : memikirkanmu setiap hari. mencintaimu setiap hari
999 tangkai      : cinta yang bertahan selamanya dan abadi
1001 tangkai    : cinta selamanya.

Mawar Apa Favoritmu?
bagiku Mawar Putih...


sumber: