Ada apa dengan kedua hewan diatas?
Ternyata jawabannya adalah ada-ada saja :p
Ga denk, kedua hewan tersebut memang membuat saya kagum. Apa yang membuat saya mengagumi mereka???
Okelah kalo begituh… I’ll tell ya from the first one, mentega terbang (butterfly)
Siapa yang tidak mengenal kupu-kupu binatang lumutan (lucu, imut dan menggemaskan) ini? Bentuknya yang unik dan warna yang cantik dengan komposisi yang ciamik menjadikan kupukupu sebagai salah satu hewan yang disukai manusia? Namun perlu diketahui bahwa sebelum menjadi hewan yang fantastic, ia harus melewati berbagai macam cobaan dan rintangan (haiaaah kaya sun go kong aja).
Ia terlahir sebagai ulat, ada ulat jengkal ulat keket, ulat bulu, dan berbagai jenis ulat yang lain yang tentunya di benci oleh manusia karena bentuknya yangmenjijikan bahkan menyeramkan, selain itu larva-larva ini merusak tanaman so, ga heran kl para petani teramat sangat membenci hewan yang satu ini dan memasukannya kedalam golongan “hama” yang wajib di bantai habis.
Nah walaupun begitu, calon penerbang yang bertahan melewati fase ini masih harus bertapa lagi untuk berubah “change” berpuasa,merenung, bermuhasabah, kontemplasi atau sejenisnya bertahan dalam penderitaan dengan dua kemungkinan: mati atau berubah.
Perjuangan fase-fase itu tidaklah sia-sia jika kini ia berubah menjadi seekor kupu-kupu yang cantik dan di sukai banyak orang dan juga bermanfaat bagi tanaman dalam proses penyerbukan. Subhanalloh sebuah metamorphosis sempurna yang mengubah “the beast” being “beauty”.
Nah kalo cerita yang kedua ini tentang si raja angkasa “the condor” alias burung rajawali.
Apa yang menarik dari burung ini??? Tahukah anda bahwa burung raja wali bias hidup sampai dengan umur 70 tahun?
Tapi untuk mencapainya sangatlah tidak mudah, ada fase yang sangat berat yang harus dilalui oleh burung ini yaitu ketika mencapai usia sekitar 40 tahun. Saat itu bulu-bulunya sangat lebat hingga ia sulit untuk terbang dengan cepat, ketika itu cakarnya panjang melengkung dan lemah hingga sulit untuk mencengkram mangsanya, waktu itu paruhnya juga melengkung hingga ia sulit mencabik mangsanya.
Hanya ada dua pilihan baginya saat itu menyerah pada keadaan dan mati atau berubah. Namun perubahan itu sangatlah berat. Ia harus ber”uzlah” atau menyendiri menyepi dalam waktu sekitar 150 hari. Saat-saat itulah waktu yang paling berat bagi sang raja angkasa ini dalam proses perubahan. Ia harus membiarkan bulu-bulunya rontok walau dalam musim dingin, ia harus mematuk-matukan paruhnya hingga terlepas, ia juga harus mencaput cakar-cakarnya dan itu semua sangat menyakitkan baginya hingga setelah melewati 150 hari berlalu.
Bulu-bulunya kembali ringan, cakarnya kembali kuat dan paruhnya kembali tajam dan ia siap untuk terbang menjadi raja angkasa selam 30 tahun lagi.
Subhanalloh…
Sungguh Rahmat Alloh itu maha luas, seburuk apapun masa lalu kita (kecuali syirik) Alloh akan mengampuni kita. Masih terbuka kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri selama hayat masih dikandung badan.
"Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Az-zumar: 53
Ane menemukan asa ditengah jejalan harap yang melapuk..
BalasHapusDini oh dini, tatap manjamu.. Memekarkan kuncup jiwaku, hehe
Haha, dasurdasur anak kecil dirayu juga....
BalasHapusIshbir akh,,
Tooos...!
Dini itu adek kecil berjilbab coklat pas walimahnya yuga-fita bkn? Adek berjilbab coklat itu cantik nian,,
BalasHapusDini tu anaknya yg tilawah,,
BalasHapusBukan coklat la, jilbabnya ungu... Senyumnya manis banget :p
hehe
BalasHapusbolehlah, sebagai obat jiwa..
ishbir akh,,
yo-i, adek kecil yang cantik, imut, manja..
BalasHapusbikin degdeg-an,
/guyon/
putrinya ibu yang jadi vokalis grupqosidah..he
BalasHapusmanis beud akh,, tapi afwan lho ya..
kemare ibunya dah ngikhlasin ke ane..hehe
Haiaaah.. Ngikhlasin jd anak asuh nt?? Haha
BalasHapusaptuyulah... i'm stil cool calm and confident enough, hehe
katanya stekul??
BalasHapusafwanafwan lho ya,, ikhlasin buat ditunggu lah, hehe
sing sabar dan tetap produktip..
Haiiiaaah,,,
BalasHapuskl gt hrs bersabar dan menguatkan kesabaran...
Kl an mw bersyukur ajah ^^
parah....^^
BalasHapus